; ; ;

SMA Negeri 1 Demak

Jl. Sultan Fatah No. 85 Demak

Maju Bersama Hebat Semua

Penguatan Ideologi dan Karakter Kebangsaan bagi Siswa-Siswi SMAN 1 Demak

Sabtu, 27 Agustus 2022 ~ Oleh Umi Tsaniyatul Latifah ~ Dilihat 1439 Kali

SMAN 1 Demak Update- Pekikan “Siapa kita? Indonesia!” terdengar memenuhi ruang  aula SMA Negeri 1 Demak. Semangat membumbung. Para peserta antusias mendapatkan penguatan ideologi dan karakter kebangsaan dari para narasumber yang pengalaman dibidangnya.

Kamis (25/08/22) siang, sekitar pukul 13.00 WIB, aula sekolah tampak memunculkan vibes yang berbeda. Nuansa ramai namun teratur, kuat tetapi tetap terarah. Sebanyak 40 siswa-siswi yang merupakan perwakilan dari pengurus OSIS dan MPK SMA Negeri 1 Demak mengikuti kegiatan seminar bertajuk Penguatan Ideologi Pancasila dan Karakter Kebangsaan berkat kerjasama yang diselenggarakan sekolah dengan pihak Bakesbangpol (Badan Kesatuan Bangsa dan Politik) Kabupaten Demak.

Penguatan ideologi Pancasila bagi para generasi muda, khususnya kalangan pelajar menjadi hal yang urgen. Hal tersebut dilakukan sebagai bagian dari usaha dan upaya menghadapi era globalisasi-digitalisasi, atau sebagian khalayak menyebutnya era 5.0. Masa yang diakui jika tidak disikapi dengan bijak maka akan berpotensi memunculkan ancaman-ancaman yang merongrong keutuhan dan kesatuan bangsa, terutama dari pengaruh media sosial.

Kegiatan diisi dengan materi pentingnya wawasan kebangsaan serta materi penguatan ideologi pancasila.

Mohamad Fathkurokhman, S.H., M.M. menyampaikan, terdapat tiga potensi ancaman bagi bangsa Indonesia, yaitu : ancaman ideologi, ancaman stabilitas politik dan ancaman media sosial.  Para pelajar sebagai aset besar bangsa haruslah dapat memilah dan membentengi diri agar tidak terjerumus dalam berbagai organisasi yang bertentangan dengan Pancasila.

"Begitu pula dalam kehidupan berpolitik, suasana demokrasi dan kedamaian harus selalu diciptakan. Sementara itu, di sisi lain ancaman media sosial muncul karena saat ini hampir setiap orang dipastikan menggunakan gawai elektronik. Berita dan informasi sangat mudah diakses dan disebar. Oleh sebab itu, generasi muda harus pandai dalam memilah, jangan menjadi agent of hoax," ungkap Kepala Kesbangpol Demak

Pemuda Indonesia diharapkan menjadi pemuda yang berkarakter kebangsaan. Dimana para pemuda memiliki sikap dapat menjaga martabat sebagai manusia, menguatkan tekad sebagai bangsa merdeka, mencintai budaya warisan leluhur, menjunjung tinggi kehidupan berdemokrasi, merajut kesetiakawanan, dan menumbuhkan solidaritas sosial.

Para peserta seminar kebangsaan antusias mengikuti jalannya kegiatan

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Demak, Zayyinul Fata, S.H., yang menjadi pemateri Mengatakan, agar para pelajar SMAN 1 Demak terus meningkatkan kompetensi diri. sebab tantangan kedepan harus dihadapi dengan kompetensi, yang tidak punya kompetensi pasti akan hilang dari peredaran.

"Khususnya dibidang penguasaan Bahasa asing, terutama Bahasa Inggris dan bersungguh-sungguh dalam belajar sehingga bukan tidak mungkin dapat meraih beasiswa diberbagai universitas terkemuka di Indonesia bahkan di negara-negara maju," imbuh ketua DPC PKB Demak.

Kepala SMAN 1 Demak Solikhin, S.Pd, M,Pd menyampaikan, pentingnya kecerdasan emosional, kecerdasan spritual dan kecerdasan intelektual. Apabila mampu menguasai ketiga kecerdasan tersebut dengan baik, maka dipastikan mampu menempatkan diri secara tepat dan memiliki sikap empati kepada orang lain.

Agis Avida mengatakan senang mendapatkan wawasan baru sekaligus menjadi tantangan tersendiri karena sebagai pelajar jadi tahu bahwa negara memiliki harapan besar bagi generasi-generasi penerusnya. Tetap semangat demi membuat Indonesia lebih baik,”

"Saya semakin tahu betapa pentingnya kita mencitai NKRI ini, saya selaku pelajar akan berkontribusi dengan belajar sungguh-sungguh,"ujar kelas XI-MIPA 5 tersebut.

Para pemuda Indonesia, bibit-bibit masa depan yang seyogyanya dapat menjadi agen perubahan bagi negara ke arah yang lebih baik demi tegaknya ideologi Pancasila di negara tercinta. (Um/Cr/Hum)

Sekolah Kesiswaan Pancasila
  1. TULISAN TERKAIT