; ; ;

SMA Negeri 1 Demak

Jl. Sultan Fatah No. 85 Demak

Maju Bersama Hebat Semua

Implementasi Kurikulum Merdeka, SMAN 1 Demak Studi Banding ke SMAN 1 Giri Taruna Bangsa Banyuwangi

Sabtu, 27 Agustus 2022 ~ Oleh Baihaqi Aditya ~ Dilihat 1194 Kali

SMANSADE Update- Kurikulum Merdeka resmi diterapkan serentak pada tahun ajaran 2022/2023. Tak terkecuali di lingkungan SMA Negeri 1 Demak. Demi mendapatkan alur yang jelas, terarah, dan masih tersinkronisasi dengan visi sekolah, diadakanlah kegiatan studi banding di sudut Jawa Timur, yang dikenal sebagai The Sunrise of Java, Banyuwangi.

Minggu (21/08/22) siang menjadi agenda yang sibuk bagi dewan guru SMAN 1 Demak. Sekolah akan mengadakan kunjungan selama tiga hari ke Provinsi Jawa Timur. Kabupaten Banyuwangi dipilih, karena di kota kecil yang menjadi pembatas langsung Pulau Jawa dengan Selat Bali tersebut, setidaknya ada satu instansi pendidikan yang dapat dikategorikan pada level progresif dalam menerapkan Kurikulum Merdeka.

Studi banding diikuti oleh dewan guru yang mewakili setiap mata pelajarannya masing-masing. Selain itu juga terdapat unsur dari tenaga kependidikan termasuk tenaga pustakawan. Deru mesin bus ketika mentari masih nyaman berada di atas cakrawala langit menjadi penanda dimulainya long trip rombongan Smansade.

Kepala sekolah melalui wakil kepala bidang kurikulum menyampaikan, kita dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka biar lebih mantap dan mendapatkan hasil yang optimal.

 

"Kita ketahaui di SMAN Giri Taruna Bangsa lebih awal dari kita dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka termasuk didalamnya juga ada program SKS ( sistem kredit semester), apalagi di sekolah tersebut juga ada instruktur nasionalnya pastinya kita akan lebih tahu lebih banyak tantang dan kendala apa yang dihadapi sekolah," unkap PW

Tujuan studi banding ini tak lain adalah SMAN 1 Giri Taruna Bangsa. Berdasarkan informasi dari laman web.sman1giri.sch.id, Instansi pendidikan yang berdomisili di Kecamatan Giri, Kabupaten Banyuwangi ini didirikan pada 18 Desember 1973 berdasarkan SK Mendikbud Nomor 0236/0/1973. SMAGI TB (julukan sekolah) dapat dikatakan berpengalaman menerapkan kultur sekolah berbasis SKS (Satuan Kredit Semester). Disanalah, rombongan SMAN 1 Demak belajar langsung dari yang kenyang pengalaman.

Rombongan tiba pada Senin (22/08/22) pagi. Disambut dengan formasi siswa-siswi SMAGI TB yang membentuk barisan selamat datang dan memberikan penghormatan tinggi. Pihak SMAN 1 Giri Taruna Bangsa welcome menyambut mitra dari utara Jawa Tengah tersebut.

Workshop dengan SMAN 1 Giri Taruna Bangsa berpusat pada cara-cara sekolah mampu beradaptasi dan mengimplementasikan Kurikulum Merdeka tanpa mendistraksi kultur SKS yang telah lama diterapkan. Hal ini sesuai dengan kebutuhan visi SMAN 1 Demak yang tahun ini juga menjadi tahun pertama dikenalkan dengan Kurikulum Merdeka akan tetapi tetap sembari mengoperasionalkan SKS. Asal peserta didik berkompeten dan mampu menyelesaikan indikator-indikator mata pelajaran, maka lulus dua tahun bukan suatu hal yang mustahil.

Jalinan afiliasi yang dibangun antara SMAN 1 Demak dengan SMAN 1 Giri Taruna Bangsa tidak sebatas pada implementasi Kurikulum Merdeka yang dapat disandingkan dengan sistem SKS. Memorandum of Understanding (MoU) disepakati pula antara Perpustakaan SMAGI TB dengan perpustakan Titian Widya Pustaka milik Smansade.

Selesai studi banding, rombongan dijadwalkan pulang kembali ke Kota Wali pada Rabu (24/08/22) dini hari.

Ilmu dapat dipelajari, didapatkan, dan diimplementasikan bahkan jika harus melakukan perjalanan hingga ujung horizon. Demi mendapatkan cahaya berpendar yang sesuai dengan visi pendidikan. (BA/Hum).

Sekolah Kurikulum Kurikulummerdeka
  1. TULISAN TERKAIT