; ; ;

SMA Negeri 1 Demak

Jl. Sultan Fatah No. 85 Demak

Maju Bersama Hebat Semua

Banjir Melanda Kota Wali, SMAN 1 Demak Tanggap Sosial dalam Berpartisipasi

Kamis, 15 Pebruari 2024 ~ Oleh Baihaqi Aditya ~ Dilihat 717 Kali

Oleh: 1. Satria Adi Saputra (Jurnalistik Smansade, XI-11)

         2. Akmal Fairuz Attabiq Lutfi (Jurnalistik Smansade, X-12)

Penyunting: Baihaqi Aditya, S.Pd

 

Smansade Update – Demak sedang diuji. Sebagian besar kawasan penyangga di bagian timurnya hingga saat ini masih terendam air kali. Sinyal bantuan kemanusiaan dibutuhkan, SMAN 1 Demak sigap berpartisipasi.

Terpantau sejak Rabu (14/02/24) sebanyak 38 desa di tujuh kecamatan masih lumpuh akibat terendam banjir. Intensitas hujan yang tinggi di kawasan hulu mengakibatkan beberapa tanggul sungai tidak mampu menahan derasnya aliran air dengan efektif..

Dilansir dari Kompas.com, terdapat sepuluh titik tanggul sungai yang jebol. Kesepuluh tanggul tersebut antara lain:

  1. Tanggul kanan dan kiri Dukuh Mangun, Desa Sidorejo, Kecamatan Karangawen.
  2. Tanggul kanan sungai Cabean Dukuh Ngemplik, Desa Sidorejo Kec. Karangawen.
  3. Tanggul sungai Tuntang sebelah kanan Desa Pilangwetan, Kec. Kebonagung.
  4. Tanggul sungai Tuntang Desa Kalianyar dan Desa Tlogodowo, Kec. Wonosalam.
  5. Tanggul sungai Jratun Desa Tambirejo, Kecamatan Gajah.
  6. Tanggul sungai di Dukuh Tambak Luwuk, Desa Sidomulyo, Kec. Dempet.
  7. Tanggul sungai Wulan Dukuh Norowito, Desa Ketanjung, Kec. Karangawen.
  8. Tanggul tersier kiri Desa Merak, Kecamatan Dempet.
  9. Tanggul tersier kiri Desa Wilalung, Kecamatan Gajah.
  10. Tanggul tersier Desa Ngemplik Wetan, Kecamatan Karanganyar.

Adapun rincian titik terdampak lokasi banjir yakni:

  1. Kecamatan Karanganyar di Desa Ketanjung, Desa Undaan Lor, Desa Undaan Kidul, Desa Karanganyar, Desa Ngemplik Wetan, Desa Kedungwaru Lor, Desa Kedungwaru Kidul, Desa Wonorejo, dan Desa Ngaluran.
  2. Kecamatan Wonosalam yakni Desa Kalianyar, Desa Doreng, Desa Tlogodowo, Desa Lempuyang, Desa Karangrowo, dan Desa Tlogorejo.
  3. Kecamatan Kebonagung yakni Desa Pilangwetan dan Desa Kebonagung.
  4. Kecamatan Karangawen yaitu Desa Rejosari dan Desa Sidorejo.
  5. Kecamatan Gajah yakni Desa Tambirejo, Desa Medini, Desa Sambung, Desa Wilalung, Desa Tanjunganyar, dan Desa Banjarsari.
  6. Kecamatan Dempet yakni di Desa Sidomulyo, Desa Gempoldenok, Desa Kebonsari, Desa Balerejo, Desa Kedungori, Desa Kuwu, Desa Kramat, dan Desa Harjowinangun.
  7. Kecamatan Mijen yang terdampak banjir kiriman meliputi Desa Mijen, Desa Geneng, Desa Nglo Wetan, Desa Mlaten, dan Desa Tanggul.

Bencana tersebut sontak membuat berbagai macam lapisan masyarakat, baik yang berbentuk kelembagaan, organisasi, forum, hingga instansi langsung tanggap atas nama kemanusiaan. Banyak cara ditempuh untuk membantu korban terdampak banjir Demak 2024 seperti membuat selebaran, pemberitahuan, hingga penggalangan donasi baik melalui media digital hingga turun ke lapangan.

Berkolaborasi dengan PMI Demak

Dokumentasi Pribadi

 

SMAN 1 Demak melalui OSIS langsung gerak cepat dengan penggalangan bantuan korban banjir dengan tajuk Gerakan Peduli Sesama (GPS) ber-tag line Care About the Environment and Help Others sejak Jumat (09/02/24).  Sesuai temanya, OSIS Smansade menyebarkan selebaran pemberitahuan secara digital dan berantai kepada civitas sekolah dengan membuka donasi bantuan. Donasi dapat berbentuk dana, barang kebutuhan pokok, pakaian layak pakai, perlengkapan belajar, maupun obat-obatan obat obatan. Rencananya semua bantuan tersebut akan dikirimkan ke posko pada Selasa (13/02/24) bersama Pecinta Alam Swapalakalijaga dan Palang Merah Remaja (PMR) SMAN 1 Demak.

Tidak hanya berhenti sampai pada penggalangan dana, SMAN 1 Demak juga ikut terjun ke dapur umum melalui anak-anak OSIS di kantor PMI Demak pada Sabtu (10/2/24). OSIS Smansade mengerahkan 16 personil dengan empat guru pendampingnya. Serentak, bersama dengan unsur masyarakat bahu-membahu memasak logistik beraneka ragam berupa makanan cepat saji atau daging dan sayur-sayuran. Selain menyiapkan makanan, ada juga pihak yang melakukan observasi ke TKP untuk mengetahui pos darurat yang lebih membutuhkan.

Winarno, S.Pd., M.Pd selaku wakil kepala bidang kesiswaan menuturkan bahwa cepat tanggap dalam bantuan kemanusiaan adalah hal yang harus dimiliki oleh setiap siswa-siswi SMAN 1 Demak.

“Cepat, tanggap, dan tepat menjadi motto dasar dalam bantuan kemanusiaan terkait banjir Demak yang saat ini melanda. Anak-anak SMAN 1 Demak alhamdulillah dengan kesadaran diri langsung ambil aksi nyata dalam kehidupan sosial ini. Hal ini tentu juga menjadi hal positif bagi penanaman karakter generasi muda peka kepada keadaan sosial,” terang guru olahraga tersebut.

Lakukan Aksi Nyata untuk Kemanusiaan

Dokumentasi Pribadi

Sementara itu, organisasi Rohis (Rohani Islam) dan Jurnalistik SMAN 1 Demak berkolaborasi melakukan penggalangan dana dengan tajuk Peduli Bantu dan Donasi (PBD). dilaksanakan pada Minggu (11/02/24) pukul 07.00 - 10.30 menggunakan metode sumbang asih yang tersebar di berbagai titik sekitar Demak kota. Seperti di area padat kendaraan Jogoloyo, Alun-alun Demak, dan Taman Mahesa Jenar. Terbagi menjadi empat kelompok yang masing-masing tim berisi sembilan orang.

“Atensi pengguna jalan diluar ekspektasi untuk memberikan bantuan. Terbukti hanya dengan beberapa jam kami berhasil mengumpulkan dana yang tidak sedikit. Bahkan kami tidak menyangkanya. Ini menjadi bukti gerak peduli kemanusiaan dengan sangat baik”, ujar Muhammad Abi selaku ketua Rohis SMAN 1 Demak.

Info harian mengenai perkembangan banjir di wilayah Demak melalui platform instagram dapat dilihat pada postingan akun @bpbd_demak @infokejadiandemak, dan @demakhariini.

Bencana memang tidak ada yang tahu. Banyak makna yang dapat diambil dari adanya bencana seperti ini. Terakhir bencana banjir di Demak dalam skala besar terjadi sekitar 31 tahun lalu, tepatnya tahun 1993. Semoga keadaan segera membaik. Lekas bangkit, Demak! SMAN 1 Demak tanggap sosial, berpartisipasi langsung dengan aksi nyata! (SAS/AFAL/BA/Hum).

Sekolah Kemanusiaan Pendidikan

KOMENTARI TULISAN INI

  1. TULISAN TERKAIT