; ; ;

SMA Negeri 1 Demak

Jl. Sultan Fatah No. 85 Demak

Maju Bersama Hebat Semua

MPK SMAN 1 DEMAK Hadirkan Isu-Isu Nasional Terbaru

Sabtu, 31 Juli 2021 ~ Oleh Arnida Dewantari ~ Dilihat 728 Kali

SMANSADENews- MPK (Majelis Perwakilan Kelas) adalah suatu organisasi disekolah SMAN 1 Demak, bertugas mengawasi kinerja OSIS dalam menjalankan tugas-tugasnya selama masa jabatannya berlangsung. Salah satu program program kerja kali ini yaitu menjelaskan National Issue. dimana program yang bertujuan untuk menginformasikan isu yang sedang hangat. MPK kali ini mengambil tema  “Investasi dan Berbisnis di Usia Muda”.

Acara dikemas secara offline lewat studio Podcast SMAN 1 Demak dan diunggah di youtub pada kanal MPK official sehingga bisa dilihat oleh seluruh siswa kelas X, XI,XII.

Menurut Kepala Sekolah melalui wakil kepala sekolah bidang kesiswaan Winarno mengatakan kegiatan di tengah masa pandemi ini mengarah pada bidang isu nasional untuk meningkatkan kreativitas siswa.“Edukasi ini sangat penting diberikan ke siswa SMA 1 Demak supaya kelak ketika sudah lulus selain menguasai bidang akademis juga memiliki mental untuk berbisnis. Terima kasih kepada narasumber yang bersedia mendukung program ini semoga dapat memberikan inspirasi kepada semua pihak dan dapat menjadikan bangsa ini kokoh dalam usaha bidang ekonomi.” Ujarnya.

Senada dengan wakilnya, Agus kepala sekolah mendukung kegiatan ini dengan pernyataannya tentang transformasi bisnis dizaman modern ini yang semuanya serba menggunakan digitalisasi dan aplikasi. “Dulu orang harus punya modal besar untuk memulai bisnis minimal mencari tempat strategis, sekarang orang hanya bermodal gadget bisa menjadi sukses tinggal kemauan dan ketekunan yang harus kuat. Bercita-cita itu baik tetapi merintis cita-cita itu lebih baik. Gunakan prinsip semangat memulai dan terus mencoba ketika belajar berbisnis. Sekarang bukan lagi zaman menjemput bola tetapi sudah berubah merebut bola. Berebut kondisi, situasi, celah yang bisa dimanfaatkan sekecil apapun menjadi peluang yang besar dan bermanfaat bagi kita. Mudah-mudahan memotivasi untuk mulai berbisnis, “ jelasnya panjang lebar.

narasumber dalam isu-isu nasional tersebut adalah para pelaku wirausaha muda yang sukses di bidangnya, pertama yaitu Qummas Naziq Yustiary, kedua yaitu  Shofani Fateh. Qummas membuka podcast dengan penjelasan mengapa cara berinvestasi dengan menabung tidak efektif karena adanya inflasi, sehingga menganjurkan investasi bentuk reksadana, saham, emas, dan pasar uang. Selanjutnya alumni smansade ini memberi tips persiapan investasi diantaranya skill berupa komunikasi, manajemen, kreativitas, wawasan pengetahuan tentang pendidikan financial yang bisa diperoleh dari buku, youtube, instagram, tiktok karena tidak diajarkan di sekolah. “Berbisnis sejak muda untuk mencari pengalaman prinsipnya mencari skill saja, jangan diniati cepat kaya, karena akan menghalalkan segala cara dengan emosi yang tidak terkontrol malah menjadikan keputusan gegabah,” ungkapnya.

Hampir sama dengan Qummas, Fateh juga menceritakan awal mula tertarik menjajal bisnis karena saat SMA menjabat sebagai pengurus OSIS yang banyak mengurus sponsorship. “Mulai bisnis di tahun 2015-2021. Diawali dari bisnis online dropshipper jualan sepatu berkembang dengan merekrut reseller. Lalu beralih menjadi produsen tas sambil menyelesaikan kuliah dilanjut bekerja di konsultan Salatiga. Nah saat bekerja dengan intensitas yang banyak di jalanan ini jadi sering minum susu dan terinspirasi untuk membuka kedai susu yang enak di Demak,” kenangnya.

Owner kafe Opa Milk ini mengungkapkan rahasia dibalik suksesnya bisnis kuliner.“Modal, niat, mimpi besar, restu orang tua, dan pengetahuan bisnis plan. Untuk masa pandemi ini ditambah dengan menjaga kualitas produk, mengatur pembelanjaan, tidak boros pembiayaan, berinovasi dengan kecepatan memproses orderan sehingga bisa survive tetap digandrungi dan mendapat antusias yang tinggi dari masyarakat Demak. Tips dari saya lakukan dengan modal kecil tetapi mimpi yang besar. Jangan sampai menyia-nyiakan kesempatan, gunakan waktu untuk belajar banyak hal. Siapkan jiwa pebisnis mulai dari usia muda,” tutup Anggota HIPMI Demak (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia). (Ad/Cr/Hum)

  1. TULISAN TERKAIT