; ; ;

SMA Negeri 1 Demak

Jl. Sultan Fatah No. 85 Demak

Maju Bersama Hebat Semua

Kenang Teladan Sultan Pertama di Pulau Jawa, Kontingen SMAN 1 Demak Ikuti Pawai Panjang Jimat 2023

Rabu, 27 Desember 2023 ~ Oleh Baihaqi Aditya ~ Dilihat 458 Kali

Smansade Update – Figur pemimpin memiliki andil besar bagi masyarakat. Termasuk pemimpin yang menyandang predikat sebagai perintis, pembuka, dan penggagas. Memiliki pengaruh yang begitu besar bagi sejarah munculnya Islam di Pulau Jawa, hari wafatnya Penguasa pertama Kesultanan Demak, 521 tahun lalu selalu dikenang. Melalui haul (doa bersama) dan pawai karnaval bertajuk Panjang Jimat.

Sabtu (23/12/2023), sudah sejak pagi sekitar pukul 07.00 WIB sepanjang area Jalan Sultan Fatah Demak diramaikan dengan barisan karnaval daerah. Ada yang menampilkan grup drumband, delman hias, barisan pengibar bendera, kelompok penari, sekelompok peserta berkostum prajurit kesultanan, dlsb. Pada momen tersebut, tim SMAN 1 Demak juga diundang untuk mengisi salah satu kuota peserta. Smansade memenuhinya dengan mengirim grup rebana Al-Anjam, kelompok tari zippin, dan barisan rohani islam (rohis) sekolah yang totalnya berisi 45 peserta beserta empat guru pendampingnya.

Meramaikan Pawai Panjang Jimat dengan Nuansa Budaya dan Agama

Dokumentasi Pribadi

Pawai Panjang Jimat dalam rangka bagian dari kegiatan haul agung Sultan Fatah 2023 merupakan program kerja yang dibuat oleh ta’mir Masjid Agung Demak. Kegiatan tersebut merupakan salah satu kearifan budaya lokal dalam menghargai, menghormati, meneladani, mengenang, dan mendoakan figur Sultan Fatah sebagai penguasa pertama Kesultanan Demak sekaligus ‘raja’ Islam pertama di Pulau Jawa pada periode pertengahan abad 15 hingga awal abad 16 (1478-1518 M). Melalui pemerintahan Sultan Fatah, syiar Islam mampu menyebar sebagian besar Pulau Jawa. Oleh sebab itulah, jasa Sang Sultan dalam ‘mengislamkan’ Jawa sangatlah besar dan patut untuk selalu dikenang.

Menanggapi keikutsertaan SMAN 1 Demak dalam Panjang Jimat 2023, wakil kepala bidang kesiswaan, Winarno,S.Pd., M.Pd mengatakan hal tersebut sebagai bentuk pengabdian sekolah kepada daerah sekaligus meneguhkan citra positif sebagai instansi pendidikan yang partisipatif.

“ Seperti biasa, kegiatan seperti ini disambut antusias oleh tim SMAN 1 Demak. Hal tersebut menjadi komitmen utama sekolah bahwa tidak hanya prestasi akademik saja yang difokuskan. Melainkan juga kontribusi nyata untuk daerah. Menampilkan tim rebana, tari zippin, dan didukung unsur rohani islam (rohis) menjadi bukti kuat bahwa Smansade selalu siap untuk memberikan yang terbaik,” terang guru olahraga tersebut.

Selain dari unsur-unsur sekolah (SD/MI/SMP/MTs/SMA/SMK/MA) yang diundang, turut bergabung juga dari tim Polres Demak, Kodim 0716/Demak, pondok pesantren, organisasi keagamaan, Kelompok masyarakat, dan perguruan tinggi.

Resonansi Alunan Budaya, Suasana Kota, dan Kearifan Daerah

Dokumentasi Pribadi

Rute dari Pawai Panjang Jimat 2023 dimulai dari depan halaman Masjid Agung Demak (disini pula tempat setiap peserta pawai menampilkan pertunjukan selama tiga menit dihadapan tamu undangan dan dewan juri), kemudian berjalan ke arah Pecinan Demak, dilanjutkan hingga depan Pasar Induk Bintoro Demak, kemudian terdapat pertigaan belok kiri menuju Jalan Pemuda, lalu belok kiri pada pertigaan menuju kompleks perkantoran (Dinperkim, Dinputaru, BPKPAD, dlsb), selanjutnya belok kiri menuju kawasan Pendopo Kabupaten, dan diakhiri pada perempatan belok kanan dan berakhir di Tourism Information Centre (TIC) Demak.

Gelaran pawai Panjang Jimat 2023, tidak hanya sekedar penampilan kostum-kostum menarik yang diiringi dengan kesenian daerah. Lebih dari itu, Panjang Jimat adalah salah satu bentuk jenius masyarakat Kota Wali mengenang dan meneladani jejak historis pendiri dari Kesultanan Islam pertama di tlatah Jawa. (BA/Hum).

Sekolah Budaya Karnaval
  1. TULISAN TERKAIT